Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Apa Saja Manfaat Makanan Berserat? Berikut Hasil Penelitiannya

Apa Saja Manfaat Makanan Berserat?

Apa Saja Manfaat Makanan Berserat? Berikut Hasil Penelitiannya


Serat adalah salah satu bentuk karbohidrat yang tidak mudah dicerna oleh tubuh dan biasanya terdapat di makanan. Serat dibagi menjadi dua jenis, yang pertama adalah serat yang mudah larut air dan yang kedua adalah serat yang tidak larut dalam air. Untuk kebutuhan harian disarankan untuk mengkonsumsi serat sebanyak 38 gram untuk pria dan 25 gram untuk wanita.


Salah satu kenapa buah buahan dan sayuran berguna bagi tubuh kita selain karena kandungan vitaminnya adalah karena makanan ini memiliki serat didalamnya. Beberapa penelitian yang telah dilakukan semakin menunjukan bahwa mengkonsumsi makanan berserat bisa memberi manfaat bagi kesehatan tubuh. Tentu saja setiap serat berbeda manfaatnya tergantung dari sumber makanan dimana serat itu berasal. Dalam artikel ini kita akan membahas apa saja manfaat makanan berserat dari berbagai macam jenis makanan berdasarkan penelitian yang telah dilakukan sebelumnya. Semoga dengan membaca artikel ini kita bisa sama sama mengetahui dan memahami untuk menjaga pola asupan serat kita dalam kebiasaan diet kita sehari hari

1. Bagus untuk Bakteri di Usus


Salah satu manfaat makanan berserat adalah bagus untuk bakteri yang terdapat di usus kita. Tentu saja yang dimaksud disini adalah bakteri baik yang membantu proses pencernaan kita. Paling tidak terdapat kurang lebih 500 spesies bakteri berbeda yang hidup dalam usus kita dengan total sekitar 100 triliun sel. Hasil penelitian dari publikasi medis National Center for Biotechnology Information di Amerika Serikat menunjukan bakteri yang terdapat dalam usus kita tidak selamanya berbahaya dan saling menguntungkan dengan tubuh manusia. Kita memberikan bakteri tersebut makanan dan bakteri baik tersebut memberikan beragam manfaat seperti kontrol terhadap asupan gula darah, kesehatan fungsi imunitas, bahkan salah satu faktor penentu kesehatan organ otak.

Makanan yang kita makan berisi berbagai macam kandungan. Tetapi kebanyakan kandungan makanan seperti kebanyakan karbohidrat, protein dan lemak telah diserap dulu oleh tubuh dan masuk kedalam aliran darah sebelum kandungan kandungan ini sampai kedalam usus besar menyisakan sedikit bagian untuk bakteri baik di tubuh kita. Lalu bagian disinilah yang menjadi peran serat, dengan kemampuannya yang tidak mudah dicerna oleh berbagai macam enzim tubuh menjadikan serat ini dapat sampai kedalam usus tanpa banyak mengalami perubahan kandungannya. Sehingga serat ini akan dapat dimanfaatkan oleh bakteri dan meningkatkan jumlah bakteri baik ini.

Penelitian pada tahun 2006 di Clinical Nutrition and Risk Factor Modification Center Kanada menunjukan bahwa bakteri bakteri baik ini jika tumbuh dalam jumlah yang optimal tidak terlalu sedikit dan tidak terlalu banyak dapat menghasilkan nutrisi bagi tubuh termasuk asam lemak seperti asetat, propionate, butyrate. Rantai pendek asam lemak ini dapat memberi makan sel dalam usus besar dan mengurangi resiko terjadinya berbagai masalah dalam tubuh.

Ketika Serat ini diproses oleh bakteri tadi dengan proses fermentasi, hasilnya serat ini akan menjadi gas. Dan jika kita terlalu banyak mengkonsumsi makanan dengan kandungan serat yang tinggi maka akan menjadikan perut kita terasa tidak nyaman atau sakit. Jadi lebih baik mengkonsumsi dalam jumlah yang wajar.

2. Beberapa Serat Dimungkinkan Dapat Menurunkan Berat Badan


Beberapa tipe fiber bisa dimungkinkan bisa membantu menurunkan berat badan dengan cara menurunkan keinginan kita untuk makan lebih banyak. Faktanya peneliti Nutrisi dan universitas Tufts di Boston Amerika pada tahun 2001 menunjukan bahwa meningkatnya konsumsi serat bisa mengurangi berat badan dengan mengurangi secara langsung asupan kalori. Serat bisa menyerap air di usus sehingga memperlambat penyerapan dari tubuh kita yang menyebabkan kita kenyang lebih lama.

Tentu saja hal ini tergantung dari jenis serat yang kita makan. Kadang ada beberapa serat yang sama sekali tidak berpengaruh terhadap pengurangan berat badan dan beberapa serat lain berpengaruh secara signifikan. Salah satu tipe serat yang bisa digunakan untuk diet menurunkan berat badan adalah Glucomannan atau jenis makanan yang jika kita memakannya akan menjadikan kita kenyang lebih lama, terutama buah buahan dan sayuran.

3. Serat Bisa Mengurangi Potensi Lonjakan Gula Darah


Manfaat makanan berserat yang ketiga adalah serat mampu mengurangi lonjakan langsung gula darah setelah kita mengkonsumsi makanan tinggi karbohidrat. Para peneliti dari Academy of Nutrition and Diabetics pada tahun 2017 meyakini hal tersebut hanya berlaku bagi serat yang memiliki kekentalan yang tinggi serta mudah terlarut dalam air. Jika kita memakan serat jenis ini kita akan mendapatkan lonjakan gula darah yang lebih sedikit. 

Jika gula darah kita melonjak setelah makan sampai pada level yang berbahaya tentu saja beberapa masalah dapat muncul, dengan berkurangnya lonjakan gula dalam darah dan penyerapan gula dalam tubuh menjadi lebih lambat, dapat membuat kadar gula dalam darah menjadi lebih terkendali pada batas yang wajar.

4. Serat Bisa Mengurangi Kolestrol


Serat yang kental dan larut dalam air bisa juga menjadi salah satu faktor menurunkan kolestrol dalam tubuh. Walaupun efeknya tidak terlalu besar. Dari suatu penelitian Havard School of Public Health, 67 studi lebih lanjut menemukan bahwa mengkonsumsi 2 - 10 gram serat yang mudah larut dalam air bisa mengurangi kolestrol total 1,7 mg/dl dan Kolestrol LDL 2,2 mg/dl. Selain itu beberapa studi menunjukan bahwa orang orang yang mengkonsumsi serat lebih banyak dapat mengurangi resiko terkena serangan jantung.

5. Dimungkinkan Membantu Mengurangi Sembelit


Salah satu keuntungan dari memperbanyak asupan serat adalah mampu mengurangi sembelit. Serat di klaim bisa membantu menyerap air dan meningkatkan kuantitas massa dari kotoran tubuh serta mempercepat pergerakannya melewati usus walaupun penelitian lebih lanjut masih perlu dilakukan.

Walaupun beberapa studi menunjukan mengkonsumsi beberapa tipe serat tidak memberi efek apa apa terhadap pasien tetapi ada beberapa tipe serat yang membantu melawan sembelit atau malah menambah sembelit.

Untuk itu lebih baik untuk berkonsultasi dengan dokter kesehatan bila sembelit masih terus terjadi karena dimungkinkan salah dalam asupan serat.

Penutup


Bukan hanya Vitamin dan kandungan Antioksidan saja yang memiliki manfaat bagi tubuh tetapi Serat memiliki banyak manfaat bagi tubuh kita juga , selain 5 manfaat diatas ada lagi manfaat makanan berserat salah satunya bisa bisa mengurangi resiko kanker dan berbagai manfaat lainnya. Tetapi hal tersebut masih perlu penelitian lebih lanjut karena penelitian yang telah dilakukan belum menunjukan bukti yang kuat. Dalam mengkonsumsi makanan berserat lebih baik tidak berlebihan dan juga tidak mengkonsumsinya terlalu sedikit. Karena jika terlalu sedikit kita akan sulit mendapatkan manfaatnya dan jika terlalu banyak dimungkinkan bisa menyebabkan sakit perut dan perut menjadi lebih kembung. 

Demikian lah artikel tentang manfaat makanan berserat semoga informasi diatas dapat memberikan pemahaman tentang makanan berserat selain itu diharapkan semakin mendorong kita untuk berpola hidup lebih sehat dan banyak mengkonsumsi serat bagi yang belum banyak mengkonsumsinya. Sekian terimakasih..

Daftar Pustaka

isyana media
isyana media IsyanaMedia mempunyai Tujuan untuk memberikan sumber informasi yang bermanfaat, akurat, berdasarkan fakta, dan berusaha selalu berimbang dalam pemberitaannya.

Posting Komentar untuk "Apa Saja Manfaat Makanan Berserat? Berikut Hasil Penelitiannya"