Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Apa Manfaat Pepaya? Berikut Hasil Penelitiannya

Manfaat Pepaya Untuk Kesehatan

Apa Manfaat Pepaya? Berikut Hasil Penelitiannya


Pepaya adalah buah dari tanaman Carica Papaya yang mulanya berasal dari Amerika Tengah dan bagian selatan Meksiko tetapi sekarang sudah dibudidayakan di banyak tempat di seluruh dunia. Buah ini juga termasuk salah satu buah yang dikenal di Indonesia dan cukup banyak dibudidayakan. Salah satu jenis pepaya yang dibudidayakan di Indonesia adalah pepaya California dan pepaya Bangkok. Kita biasanya memakan pepaya saat sudah matang selain itu jika belum matang maka cara mengkonsumsi pepaya salah satunya adalah dengan memasaknya terlebih dahulu. Bentuk buah pepaya ini mirip dengan buah pir tetapi panjangnya yang bisa mencapai 51 cm. Memiliki kulit hijau ketika belum matang dan berwarna oranye ketika sudah matang dan dagingnya bisa berwarna Kuning, oranye atau merah.

Pepaya ini selain rasanya yang enak untuk sebagian orang ternyata juga memiliki kandungan yang bisa bermanfaat bagi tubuh kita. Salah satunya adalah untuk mengurangi resiko penyakit jantung, diabetes kanker, tekanan darah dan berbagai manfaat lainnya. Untuk itu dalam artikel ini kita akan coba membahas apa saja manfaat pepaya berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan di berbagai tempat di Dunia. Berikut ini daftarnya:

1. Penuh Nutrisi yang Berguna Bagi Tubuh


Berikut ini Data nutrisi termasuk vitamin dan mineral dari buah pepaya untuk setiap 140 gramnya dari Nutritiondata.self.com:

Kandungan Umum
Kalori : 54,6
Karbohidrat : 13,7 gram
Protein : 0,9 gram
Serat : 2,5 gram
Lemak : 0,2 gram
Air : 124 gram

Kandungan Vitamin
Vitamin A : 1531 IU Atau 31% Kebutuhan Harian
Vitamin C : 86.5 mg Atau 144% Kebutuhan Harian
Vitamin E : 1.0 mg Atau 5% Kebutuhan Harian
Vitamin K : 3.6 mcg Atau 5% Kebutuhan Harian
Niacin : 0.5 mg Atau 2% Kebutuhan Harian
Vitamin B : 60.0 mg Atau 1% Kebutuhan Harian
Folate : 53.2 mcg Atau 13% Kebutuhan Harian
Vitamin B : 120.0mcg
Pantothenic Acid : 0.3 mg Atau 3% Kebutuhan Harian
Choline : 8.5 mg Kebutuhan Harian

Kandungan Mineral 
Kalsium : 33.6 mg Atau 3% Kebutuhan Harian
zat Besi: 0.1 mg Atau 1% Kebutuhan Harian
zat Magnesium : 14.0 mg Atau 3% Kebutuhan Harian
zat Fosfor : 7.0 mg Atau 1% Kebutuhan Harian
Kalium : 360mg Atau 10% Kebutuhan Harian
Sodium : 4.2 mg
zinc : 0.1 mg Atau 1% Kebutuhan Harian
Selenium : 0.8 mcg Atau 1% Kebutuhan Harian

Kandungan Lainnya yaitu beta karoten, Luteindan zeaxanthin Pepaya juga mengandung enzim yang dikenal dengan nama papain yang bisa mengurai rantai protein yang terdapat dalam jaringan daging dan otot. Karena itu beberapa orang menggunakan pepaya sebagai salah satu cara pengolahan daging. Selain itu buah pepaya juga mengandung antioksidan yang kuat dan dapat menyehatkan yaitu karotenoid yang salah satu tipenya termasuk likopen

2. Kandungan Antioksidannya Bisa Menetralkan Radikal Bebas


Radikal bebas adalah molekul reaktif yang dibentuk dari metabolisme tubuh yang jika berlebihan akan menimbulkan proses oksidasi stress dan akhirnya memicu penyakit. Selain itu radikal bebas juga bisa bertambah seiring polah hidup kita yang tidak sehat seperti sering makan makanan yang tidak baik, sering berinteraksi dengan lingkungan berpolusi, kebiasaan merokok dan sebagainya.

Menurut peneliti dari School of Biomolecular Sciences, Liverpool John Moores University tahun 2007 menunjukan antioksidan yang ada di dalam pepaya seperti karotenoid bisa menetralkan radikal bebas ini. Selain itu dengan berkurangnya proses oksidasi dari radikal bebas menyebabkan kemampuan likopen untuk membuang kelebihan zat besi dapat kembali normal.

Menurut penelitian yang diterbitkan oleh jurnal Food Chemical Toxicology pada tahun 2014 dan beberapa penelitian lainnya menyatakan bahwa pepaya yang difermentasikan dapat mengurangi dampak oksidasi pada orang orang yang telah lanjut usia, orang orang yang memiliki gejala prediabetes, hypothyroidis dan penyakit hati

3. Mampu Melawan Alzheimer


Alzheimer adalah penyakit neurodegeneratif yang secara bertahap membunuh sel otak. Hal tersebut bisa menyebabkan masalah pada memori dan akan menurunkan kapasitas intelektual sepanjang waktu. Penyebab alzheimer secara pasti masih belum diketahui tetapi diperkirakan bahwa penyakit ini dipicu faktor oksidasi radikal bebas.

Pada suatu studi yang dipublikasikan oleh Journal of Environmental Science and Health pada tahun 2009 menunjukan orang yang memiliki penyakit alzheimer kemudian diberi terapi ekstrak pepaya yang sebelumnya telah di fermentasi selama 6 bulan maka akan mengurangi pengurangan 40% serangan oksidasi radikal bebas ke DNA di tubuh kita. yang selain berhubungan dengan alzheimer ternyata juga berhubungan dengan penuaan dan penyakit kanker.

Studi lain publikasi dari Mediators of Inflammation 2015 juga menunjukan bahwa ekstrak pepaya fermentasi dapat memperlambat efek penyakit alzheimer walaupun penelitian ini masih dalam tahap awal.



4. Memiliki Kandungan Anti kanker


Penelitian yang dipublikasikan dari Journal of Biological Regulators and homeostatic Agents pada tahun 2012 menunjukan bahwa manfaat pepaya sebagai penurun resiko terjadinya kanker. Hal tersebut salah satunya karena kandungan likopen pada pepaya. Sehubungan dengan itu penelitian dari ilmuan American University of Health Sciences pada tahun 2014 menyebutkan bahwa pepaya juga bisa dijadikan salah satu pelengkap terapi kanker

Mekanismenya adalah kandungan pada pepaya bisa mengurangi radikal bebas yang ada dalam tubuh, yang jika radikal bebas ini tetap dibiarkan maka bisa berkontribusi untuk memunculkan kanker menjadikan pepaya memiliki beberapa efek positif yang kadang tidak dimiliki oleh buah lain. Menurut hasil publikasi ilmiah dari International Journal of Food Science and Nutrition pada tahun 2009 bahwa buah buahan dan sayuran yang mengandung antioksidan hanya pepaya yang menunjukan aktifitas sebagaimana zat anti kanker pada sel kanker. Penelitian ini dilakukan terhadap pasien dengan kanker payudara. Selain itu buah pepaya juga memiliki kandungan beta karoten yang merupakan salah satu antioksidan yang dalam penelitian journal Cancer Epidemiology and Prevention Biomarkers menunjukan dapat menjadi pencegah kanker prostat

Penelitian berskala kecil pada orang lanjut usia dengan kondisi prekanker perut dan inflamasi menunjukan bahwa pemberian buah pepaya berfermentasi dapat mengurangi kerusakan oksidatif yang terjadi. Penelitian ini dilakukan oleh S. Giuseppe Hospital, Milan, Italy

Tetapi perlu penelitian lebih lanjut tentang manfaat pepaya sebagai kandungan anti kanker dan sepenuhnya menggantikan terapi pengobatan utama. Sebaiknya proses pengobatan tidak ditinggalkan dan buah pepaya ini hanya sebagai pelengkap nutrisi selama pengobatan berlangsung.

5. Dimungkinkan Bermanfaat Untuk Kesehatan Jantung


Menambahkan buah pepaya dalam diet kita dimungkinkan bisa meningkatkan kesehatan jantung kita. Peneliti dari S. Giuseppe Hospital, Milan, Italia pada tahun 2004 menunjukan bahwa buah yang memiliki kandungan likopen dan vitamin C yang tinggi (Seperti Buah Pepaya) dapat membantu mencegah penyakit jantung. Peneliti dari Centre for Public Health, Queen's University Belfast tahun 2014 menyatakan bahwa dengan kandungan antioksidan yang di miliki buah pepaya tersebut memiliki efek melindungi kepada Kolestrol Baik tipe HDL. Dan pada penelitian lain orang yang mengkonsumsi suplemen pepaya fermentasi selama 14 minggu maka dia akan memiliki tingkat inflamasi yang lebih sedikit dan memiliki rasio kolestrol baik HDL yang lebih banyak dibandingkan dengan Kolestrol jahatnya yaitu LDL.

6. Berpotensi Membantu Melawan Inflamasi


Inflamasi kronis merupakan salah satu akar permasalahan dari banyaknya penyakit yang timbul lebih lanjut lagi proses inflamasi ini bisa dipercepat dengan kebiasaan kita mengkonsumsi makanan tidak sehat serta berbagai kebiasaan tidak sehat lainnya.

Penelitian dari F Marotta ilmuan dari Institusi di Italia pada tahun 2007 menunjukan bahwa buah dan sayuran yang memiliki kandungan antioksidan yang kaya seperti pepaya misalnya ternyata dapat mengurangi tingkat inflamasi ini. Selain itu jika seseorang mengkonsumsi buah dan sayur yang memiliki kandungan karotenoid yang tinggi maka juga akan secara signifikan mengurangi beberapa zat penyebab inflamasi.

7. Manfaat Pepaya Untuk Meningkatkan Fungsi Pencernaan


Enzim Papain didalam buah pepaya memiliki kemampuan agar pencernaan kita dapat menjadi lebih mudah mencerna protein. Selain itu beberapa orang juga menggunakan ramuan pepaya sebagai salah satu cara mengatasi sembelit dan gejala penyakit pencernaan lainnya seperti Sindrom Usus IBS.

Peneliti dari International Scientific Group of Preventive medicine di Austria menyatakan bahwa orang orang yang memakan buah pepaya selama 40 hari menunjukan peningkatan signifikan dari masalah sembelit dan perut kembung.

8. Melindungi Kulit Dari Kerusakan


Salah satu manfaat buah pepaya adalah menjaga kulit tampak lebih muda dan sehat. Kerusakan yang terjadi pada kulit salah satunya disebabkan adanya aktifitas radikal bebas yang dipercaya menyebabkan kerutan pada kulit serta berbagai kerusakan lainnya pada kulit yang terjadi seiring menuanya usia kita. Dan menurut peneliti dari University of Amsterdam di Belanda tahun 2015 menunjukan bahwa Vitamin C dan Likopen dalam buah pepaya bisa melindungi kulit dari hal tersebut dan dimungkinkan membantu mengurangi tanda tanda penuaan.

Penelitian lain oleh Wilhelm Stahl dari Heinrich-Heine-Universität Düsseldorf pada tahun 2006 menunjukan dengan menkonsumsi suplemen likopen 10 hingga 12 minggu dapat mengurangi kulit kemerahan saat tersengat sinar matahari yang juga merupakan salah satu tanda luka pada kulit.

Penelitian serupa juga ditujukan oleh International Journal of Cosmetic Science tahun 2014 yang menyatakan bahwa wanita yang mengkonsumsi campuran likopen, vitamin C dan beberapa antioksidan jenis lain selama 14 minggu makan akan terlihat secara jelas dan terukur pengurangan kerutan yang terjadi pada wajah.

9. Membantu Menurunkan Tingkat Gula Darah


Buah pepaya memiliki kandungan serat yang berguna bagi tubuh dan juga bagi tingkat glukosa darah kita. Penelitian menunjukan orang yang memiliki riwayat diabetes tipe satu dan mengkonsunsi akanan dengan serat yang tinggi menunjukan tingkat glukosa atau gula dalam darah menjadi berkurang. Satu buah pepaya kecil bisa memberikan serat sebanyak 3 gram.

10. Meningkatkan Kesehatan Tulang


Jika kita tidak mengkonsumsi vitamin K yang cukup atau hanya sedikit saja mengkonsumsi vitamin K maka kita akan beresiko lebih besar menderita patah tulang. Dengan kecukupan vitamin K yang bisa menjaga kesehatan tubuh maka serapan kalsium pada tubuh kita akan meningkat. Dan kalsium ini yang menjadi salah satu komponen penting dalam kesehatan tulang kita. Karena buah pepaya juga memiliki kandungan vitamin K yang cukup baik, maka buah ini menjadi salah satu buah yang bisa menjaga kesehatan tulang kita disamping buah lain dengan kandungan vitamin K

11. Meningkatkan Kesehatan Rambut


Manfaat Buah Pepaya diketahui juga bagus untuk kesehatan rambut karena kandungan vitamin A nya. Vitamin A ini merupakan nutrisi yang dibutuhkan tubuh untuk memproduksi sebum yang berguna untuk menjaga kelembapan rambut kepala. Vitamin A juga penting untuk pertumbuhan semua jaringan yang ada di tubuh termasuk rambut dan kulit. Selain itu asupan vitamin C yang mencukupi yang juga ada dalam kandungan buah pepaya, ternyata dapat membentuk dan menjaga kadar kolagen tubuh yang berguna untuk memberikan struktur kulit yang bagus.

12. Mencegah Terjadinya Asma


Salah satu kandungan pepaya yaitu beta karoten, dapat menjadi salah satu cara mengurangi berkembangnya sakit asma bila dikonsumsi pada jumlah yang tepat. Nutrisi beta karoten selain dalam pepaya juga terdapat dalam aprikot, brokoli, labu, dan wortel.

13. Menjaga Kesehatan Mata di Usia Tua


Manfaat pepaya yang selanjutnya adalah bisa menjaga kesehatan mata saat usia kita menjadi semakin tua. Kandungan pepaya zeaxanthin adalah salah satu antioksidan yang berguna sebagai penyaring sinar biru yang berbahaya bagi mata kita dan juga sebagai penjaga kesehatan mata dari degenerasi makula.

14. Meningkatkan Daya Tahan Tubuh


Buah pepaya merupakan sumber vitamin dan mineral bagi tubuh seperti vitamin A, Vitamin B, Vitamin C, Vitamin K serta berbagai vitamin dan mineral lainnya. Tentu saja semua nutrisi ini jika berada dalam jumlah yang cukup pada tubuh maka akan meningkatkan kesehatan atau daya tahan tubuh dengan lebih baik. Karena jika kita kekurangan vitamin atau mineral dalam tubuh, tentu saja beberapa penyakit mungkin bisa terjadi.

15. Sebagai Media Penurun Berat Badan


Manfaat pepaya yang lain adalah sebagai media kita untuk menurunkan berat badan. Karena pepaya merupakan salah satu buah tinggi serat, berair banyak, serta rendah kalori maka kita bisa sedikit kenyang lebih lama dan tanpa terlalu khawatir mendapatkan asupan kalori yang terlalu banyak. Sebagaimana dijelaskan pada poin satu bahwa buah pepaya ini dalam satu porsi nya 140 gram, hanya memiliki kalori sebanyak 60 lemak 0,4 gram, dan kandungan serat sekitar 2 gram tanpa kandungan kolestrol. Maka dari itu buah pepaya merupakan salah satu buah yang cocok untuk snak diet yang menyehatkan

Beberapa Pertanyaan Seputar Buah Pepaya


Bisakah Biji Pepaya Dimakan?


Menurut Peneliti biji pepaya yang dimakan bisa menimbulkan efek negatif dan beberapa penelitian menyatakan juga bisa memberikan efek positif. Beberapa efek negatif yang bisa terjadi diantaranya pertama, dimungkinkan dapat mengurangi kesuburan bagi orang yang memakannya pada jumlah tertentu. Sebuah penelitian terhadap binatang uji tikus oleh University of Rajasthan, Jaipur, India pada tahun 1994 menunjukan bahwa ekstrak biji pepaya dapat mengurangi jumlah sperma dan motilitas sperma pada tikus. Demikian juga pada binatang uji monyet yang dilakukan pada tahun 2002.

Efek negatif yang kedua adalah biji pepaya bisa berbahaya jika dikonsumsi dalam jumlah banyak. Jika mengkonsumsi dalam jumlah sedikit mungkin saja efek keracunan tidak bisa langsung dirasakan tetapi dalam jumlah besar maka kandungan benzyl isothiocyanate bisa merusak DNA secara signifikan serta juga terlihat kerusakan pada sel sehat pada binatang uji tikus berdasarkan hasil penelitian dari ilmuan Institute for Cancer Research Austia pada tahun 1999.

Dari beberapa efek negatif tersebut terdapat beberapa efek positif jika biji pepaya dimakan dengan cara dan dosis yang tepat. Beberapa efek positif pertama, ekstrak biji pepaya menurut publikasi Indian Journal of Pharmaceutical Science tahun 2011 diketahui Bisa membantu melawan infeksi karena memiliki kemampuan menganjurkan beberapa tipe jamur dan parasit. Kedua, biji pepaya diketahui dapat menjaga fungsi ginjal hal tersebut dibuktikan dengan hasil uji tikus dari penelitian publikasi Jurnal African Health Science tahun 2015.

Kapan Waktu Terbaik Mengkonsumsi Pepaya Untuk Diet?


Food.ndtv.com menyarankan mengkonsumsi pepaya untuk diet bisa dilakukan saat sarapan sebagai snak serta diantara waktu makan siang dan makan malam. Jumlah yang dimakan bisa sesuai kebutuhan gizi masing masing orang tetapi 2 buah pepaya ukuran kecil dirasa sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

Walaupun sebenarnya tidak ada waktu yang benar atau waktu yang salah saat mengkonsumsi pepaya. Tetapi jumlah dan kualitas pepaya bisa saja menjadi efek negatif bagi kita

Apa yang Terjadi Saat Kebanyakan Makan Pepaya?


Walaupun berguna bagi tubuh tetapi jika berlebihan mengkonsumsi buah ini dapat menyebabkan masalah pencernaan seperti diare. Selain itu kebanyakan serat dari buah buahan juga memberikan rasa kembung dalam perut hal tersebut karena bakteri baik terlalu banyak memfermentasikan serat yang masuk kedalam tubuh, hasil fermentasi ini adalah gas sehingga bisa mengakibatkan perut menjadi kembung.

Apakah Buah Pepaya Banyak Mengandung Gula?


Buah Pepaya memiliki kandungan gula sekitar 9 gram dan karbohidrat sebanyak 15 gram dalam porsi buah yang kecil. Untuk itu buah pepaya termasuk dalam salah satu buah yang memiliki kandungan gula terendah dibandingkan buah buah lainnya.

Apakah Pepaya Berbahaya Bagi Ibu Hamil?


Menurut healthline.com ada beberapa hasil yang menyatakan berbahaya dan ada yang tidak. Dan bagi ibu hamil, pepaya matang bagus untuk nutrisi sang ibu sedangkan pepaya yang belum matang tidak direkomendasikan. Hal tersebut karena pepaya yang belum matang memiliki kandungan latex yang bisa mengganggu kondisi ibu hamil. Kandungan lain yang banyak ditemukan pada buah pepaya yang belum matang adalah kandungan papainnya, kandungan ini ternyata bisa melemahkan membran vital yang menjaga fetus pada ibu hamil. Dan untuk pepaya matang maka bisa sebagai sumber nutrisi yang baik karena memiliki vitamin A, B, dan C, folate, fiber dan nutrisi lainnya. 

Beberapa orang untuk berjaga jaga menghindari semua tipe pepaya selama masa kehamilan, baik pepaya yang matang atau pepaya yang belum matang dan beberapa yang lain hanya mengkonsumsi pepaya matang saja

Penutup



Pepaya merupakan salah satu buah yang memiliki kandungan nutrisi yang padat serta bermanfaat bagi tubuh. Dengan kandungan nutrisi yang kaya tersebut maka buah pepaya ini mungkin bisa disebut SUPERFOOD. Beberapa efek positif terhadap kesehatan serta rasanya yang enak bisa membuat buah ini menjadi salah satu buah favorit bagi sebagian orang. Tetapi alangkah baiknya untuk mengkonsumsinya dalam jumlah yang wajar serta tidak berlebihan. Karena hal tersebut bisa memicu beberapa masalah kesehatan. Atau bagi beberapa orang yang mungkin alergi terhadap kandungan dalam buah pepaya. Demikianlah artikel yang membahas tentang manfaat pepaya untuk kesehatan tubuh manusia, mudah mudahan informasi diatas bisa menjadi pengetahuan dan sumber referensi yang berguna bagi kita semua. Sekian terimakasih. 

Infografik 15 Manfaat Pepaya

Manfaat Pepaya Untuk KesehatanManfaat Pepaya Untuk Kesehatan


Referensi:





isyana media
isyana media IsyanaMedia mempunyai Tujuan untuk memberikan sumber informasi yang bermanfaat, akurat, berdasarkan fakta, dan berusaha selalu berimbang dalam pemberitaannya.

Posting Komentar untuk "Apa Manfaat Pepaya? Berikut Hasil Penelitiannya"