Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Apa Manfaat Buah Alpukat? Berikut Hasil Penelitiannya


Apa Manfaat Buah Alpukat? Berikut Hasil Penelitiannya


Kita bisa menemukan buah alpukat hampir di setiap tempat, mulai dari toko buah, supermarket besar, hingga pedagang jus yang menyajikan menu buah alpukat. Buah ini memang menjadi salah satu makanan buah yang paling populer di dunia. Di Amerika Serikat pada tahun 2015, salah satu media besar disana yaitu Washington Post menyatakan Buah alpukat adalah “Buah Favorit Baru Amerika”. Buah ini digunakan pada banyak makanan karena rasa dan teksturnya yang bagus.

Buah alpukat adalah buah tropis yang hidup pada iklim yang hangat dengan warna hijau yang kaya dan padat akan nutrisi. Alpukat memiliki beragam varietas yang bisa mencapai ratusan dan phonnya termasuk dalam keluarga Lauraceae dan alpukat secara nama ilmiahnya adalah Persea Americana

Di dunia ini banyak jenis buah alpukat yang masing masing mungkin memiliki rasa, bentuk dan teksturyang berbeda satu dengan lain. Beratnya untuk setiap jenis pun bisa berbeda dengan bervariasi antara 220 gram hingga 1,4 kilogram. Salah satu jenis buah alpukat yang paling populer adalah Alpukat Hass.

Meskipun bukan termasuk buah yang menghasilkan rasa manis, tetapi alpukat memiliki rasa yang kaya serta unik, dengan tekstur krim dan mentega serta memiliki kandungan lemak yang tinggi untuk ukuran buah. Dalam satu buah alpukat memiliki nutrisi vitamin dan mineral sekitar 20 jenis. Dengan kandungan yang padat nutrisi tersebut maka bisa dikatakan buah alpukat ini adalah SUPERFOOD.

Dalam Artikel ini kita akan membahas manfaat buah alpukat berdasarkan hasil penelitian yang cukup bisa dipercaya, agar membuat kita menjadi semakin yakin saat ingin mengkonsumsinya bukan atas dasar rumor yang beredar atau sumber lain tanpa penelitian ilmiah. Berikut ini beberapa manfaat yang bisa kita dapatkan dari buah alpukat:

1. Bual Alpukat Sangat Bernutrisi


Alpukat memiliki kandungan yang sangat bernutrisi, menurut nutritiondata.self.com dalam satu buah porsi alpukat 100 gram maka kita akan mendapatkan nutrisi sebagai berikut:

Kalori : 160
Vitamin E : 10 % dari kebutuhan harian
Vitamin K : 26% dari kebutuhan harian
Vitamin B6 : 13% dari kebutuhan harian
Vitamin B5 : 14% dari kebutuhan harian
Vitamin C : 17% dari kebutuhan harian

Kalium : 14% dari kebutuhan harian
Folate : 20% dari kebutuhan harian

Protein : 2 gram
Lemak sehat : 15 gram
Karbohidrat : 9 gram ( serat 7 gram )

Selain itu alpukat memiliki sedikit kandungan dari magnesium, zat mangan, zat tembaga, zat besi, Zinc, Fosfor, Vitamin A, Vitamin B1 (thiamine), Vitamin B2 (riboflavin) dan vitamin B3 (Niacin). Alpukat diketahui tidak mengandung kolestrol atau sodium dan memiliki lemak saturasi yang rendah.

2. Mencegah Resiko Serangan Jantung dan Strok


Sebagaimana data sebelumnya, bisa terlihat bahwa alpukat memiliki kandungan kalium yang lebih banyak dibandingkan dengan buah pisang yang kita tahu juga merupakan buah yang kaya akan kaliumnya. Zat kalium merupakan salah satu nutrisi yang banyak orang kadang tidak bisa mencukupinya. Potasium ini penting untuk kesehatan sel tubuh.

Dalam buah alpukat per 100 gram saji terdapat 14% kebutuhan kalium harian dibandingkan dengan buah pisang yang hanya 10%. Dengan mengkonsumsi kandungan kalium yang tinggi ini menurut peneliti dari Department of Nutrition for Health and Development, World Health Organization dari penelitian 2013, berhubungan dengan berkurangnya tekanan darah yang merupakan salah satu faktor terbesar dari serangan jantung dan strok. 

3. Kandungan Lemaknya Mengurangi Resiko Kanker


Manfaat Buah Alpukat yang ketiga berhubungan dengan tingginya kandungan lemak yang ada di dalam buah ini. Faktannya sekitar 77% dari kalori yang ada dalam Alpukat berasal dari lemak, menjadikannya buah yang paling berlemak yang pernah ada di dunia. Tetapi lemak di dalam buah ini bukan lemak biasa. Hampir sebagian besar lemak di buah alpukat adalah termasuk jenis Asam Oleic yang merupakan asam lemak yang menyehatkan.

Asam Oleic ini berhubungan dengan berkurangnya inflamasi dan menurut Laboratory for Atherosclerosis and Metabolic Research, University of California pada tahun 2006 bahwa asam oleic tersebut bisa memberikan efek yang bermanfaat yang berhubungan dengan kanker. Kandungan lemak ini juga tahan terhadap oksidasi akibat pemanasan sehingga minyak alpukat bisa digunakan untuk memasak.

Beberapa penelitian lainnya masih dalam tahap awal dan perlu penelitian yang lebih lanjut untuk menyimpulkan bahwa alpukat memang sangat berpengaruh terhadap kanker. Beberapa studi awal dari Journal of Experimental therapeutics & Oncology pada tahun 2011 menunjukan bahwa kandungan dalam alpukat dapat mengurangi efek samping saat pasien diberi terapi kemo pada limposit manusia. Dan penelitian di lab dari Journal of Nutritional Biochemistry pada tahun 2005 menunjukan bahwa ekstrak alpukat diketahui dapat memperlambat pertumbuhan sel kanker di laboratorium.

Meskipun beberapa hasil menunjukan potensi buah alpukat sebagai zat anti kanker tetapi lebih baik menggunakan pola makan buah alpukat ini tidak menggantikan terapi utama kanker bagi pasien dan hanya sebagai terapi tambahan untuk mempercepat dan menambah efektifitas dari pengobatan kanker yang telah dijalani

4. Berguna Untuk Bakteri Baik dalam Perut


Buah alpukat merupakan buah yang memiliki kandungan serat yang cukup baik. karena dalam 100 gram sajian buah alpukat terdapat 7 gram serat. Walaupun terlihat dikit tetapi dengan hanya kandungan serat 7 gram itu bisa mencukupi kebutuhan harian serat kita sebanyak 27%. dari 7 gram serat yang ada di dalam buah tersebut 25% serat merupakan serat tipe larut dalam air dan 75% sisanya adalah serat yang tidak mudah larut dalam air.

25% serat yang larut dalam air itu merupakan makanan yang baik bagi bakteri yang berada dalam usus. Perlu diketahui saat kita memakan sesuatu, beberapa nutrisi mudah terserap oleh tubuh sebelum sampai kedalam bagian pencernaan yang banyak terdapat bakteri baik, dengan adanya serat yang kita konsumsi maka serat ini akan tidak mudah diserap oleh tubuh dan kemudian sampai ke daerah pencernaan yang penuh dengan bakteri baik. Dan pada akhirnya bakteri baik bisa berkembang dengan jumlah yang optimal dan menjadikannya berguna bagi kesehatan tubuh (penelitian dari Ninewells Hospital and Medical School)

Namun perlu diingat bahwa mengkonsumsi terlalu banyak serat dapat membuat perut kita merasa kembung dan bergas akibat proses fermentasi bakteri baik yang terlalu banyak mendapatkan makanan. Sehingga gas ini akan menjadikan perut kita merasa tidak nyaman. Untuk itu lebih baik kita mengkonsumsi serat serat ini dalam kondisi yang wajar tidak terlalu banyak dan juga tidak terlalu sedikit.

5. Manfaat Buah Alpukat untuk Menurunkan Kolestrol


Delapan studi pada sekelompok orang telah dilakukan mengenai efek buah alpukat kepada beberapa resiko kesehatan yang ada. Penelitian ini dilakukan oleh beberapa peneliti dari Hospital General Dr. Miguel dan Instituto Mexicano del Seguro Social dari meksiko dan berbagai peneliti lainnya. Hasilnya setelah mengkonsumsi alpukat, maka tingkat kolestrol akan berkurang dengan signifikan, Kolestrol jahat LDL juga diantaranya yang berkurang hingga 20%. Selain itu kadar trigliserida dalam darah juga semakin berkurang hingga 20%. sedangkan kolestrol baik HDL diketahui bertambah hingga 11%.

Dengan berkurangnya kolestrol maka tentu saja salah satu faktor resiko terbesar penyebab penyakit jantung bisa dikurangi selain dari tingkat tekanan darah, dan penyebab inflamasi lainnya

Penelitian lain yang dipublikasikan oleh Archive of Medical Research pada tahun 1997 menunjukan bahwa memakan buah alpukat dan memasukannya pada pola makan kita akan secara signifikan memperbaiki komposisi kolestrol pada tubuh kita. Penelitian ini dilakukan dengan jangka waktu singkat dan dalam jumlah sampel yang kecil. Yaitu hanya 13 - 37 orang dalam jangka waktu 1-4 minggu. Untuk itu efek samping dalam jangka lama masih belum diketahui secara jelas. Meskipun demikian hal tersebut berpotensi untuk menunjang kesehatan kita selama kita mengkonsumsinya dalam jumlah yang wajar dan tidak berlebihan.


Buah Alpukat juga mengandung 25 miligram per ons sterol dalam bentuk beta sitosterol yang jika dikonsumsi secara rutin (termasuk sterol dari tanaman lain tidak hanya alpukat) dapat menjaga tingkat kolestrol dalam tubuh

6. Membantu Penyerapan Nutrisi dalam Tubuh


Beberapa tipe nutrisi yang masuk kedalam tubuh merupakan yang larut dalam lemak. Itu berarti nutrisi nutrisi tipe ini baru bisa diserap dan digunakan secara baik oleh tubuh setelah larut dalam lemak. Beberapa jenis nutrisi yang bisa larut dalam lemak adalah Vitamin A, Vitamin D, Vitamin E, Vitamin K, dan antioksidan lain seperti karetenoid.

Suatu Penelitian dari The Ohio State University pada tahun 2005 menunjukan menambahkan buah alpukat pada makanan salad atau menambahkan minyak alpukat dapat meningkatkan penyerapan antioksidan pada tubuh kita mulai dari 2,6 kali lipat hingga 15 kali lipat.

Jadi tidak hanya manfaat buah alpukat memiliki kandungan nutrisi yang kaya tetapi juga dapat meningkatkan nilai nutrisi dari makanan lainnya secara dramatis. 

7. Bermanfaat Melindungi Kesehatan Mata


Buah alpukat tidak hanya membantu penyerapan antioksidan dari makanan lain tetapi ternyata buah alpukat juga kaya akan kandungan antioksidan. Beberapa antioksidan ini termasuk diantaranya tipe karotenoid seperti lutein dan zeaxanthin yang menurut Carotenoids Research Unit di Amerika Serikat pada tahun 1997 dapat memberikan manfaat kesehatan yang penting untuk mata kita.

Selain itu menurut penelitian tersebut beberapa antioksidan itu secara drastis bisa mengurangi resiko terkena katarak dan degenerasi makular pada mata dan biasanya dapat terjadi pada orang berusia tua. Untuk itu memakan buah alpukat dapat menjaga kesehatan mata dalam jangka waktu lama. 

8. Bisa Membantu Menunkan Berat Badan


Menjadikan buah alpukat sebagai tambahan dalam pola makan kita ternyata terbukti sebagai makanan untuk mengoptimalkan program turun berat badan kita. Manfaat Buah Alpukat Dalam suatu penelitian yang dilakukan oleh peneliti School of Public Health, Loma Linda University menunjukan orang orang yang memakan buah alpukat setelah atau sebelum memakan makanan utama merasakan 23% lebih kenyang dan keinginan makan berlebihan turun 28% selama 5 jam berikutnya dibandingkan dengan yang tidak mengkonsumsi buah pendamping alpukat.

Dengan kalorinya yang rendah serta membuat kita kenyang lebih lama tentu saja hal ini dapat membatasi asupan pola makan kita, dengan pola makan yang lebih dibatasi tentu saja asupan kalori yang nantinya bisa tersimpan dalam tubuh berupa lemak dapat menjadi semakin berkurang. Pada akhirnya hal tersebut akan mengurangi berat badan tubuh. 

Selain itu dengan kandungan nutrisi yang padat, kaya akan antioksidan serta serat yang baik bagi tubuh tentu saja diet untuk menurunkan berat badan tidak hanya menyenangkan dan menyehatkan tetapi juga tidak membuat kita tersiksa akibat rasa lapar yang mungkin timbul saat kita menjalani program diet.

Walaupun buah alpukat merupakan salah satu buah paling berlemak di dunia tanaman tetapi lemak dalam buah alpukat adalah kategori lemak sehat yang berguna bagi kesehatan sel tubuh dan berguna untuk penyerapan nutrisi nutrisi lainnya.

9. Pencegah Osteoporosis


Menurut artikel dari Medical News Today buah alpukat dapat memiliki efek mencegah terjadinya osteoporosis pada tubuh manusia. Diketahui bahwa setengah kandungan buah alpukat memiliki 25% kebutuhan harian vitamin K yang secara tidak langsung merupakan salah satu zat yang dibutuhkan untuk kesehatan tulang. Dalam menjalankan fungsi menjaga kesehatan tulang ini vitamin K bekerja sama dengan vitamiin D dan kalsium.

10. Alpukat Bisa Meningkatkan Kesehatan Otak dan Memori


Salah satu kandungan dalam buah alpukat adalah kaya akan Asam Oleic yang merupakan asam lemak omega 9 yang berhubungan dengan fungsi kognitif manusia. Sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2009 dari National Academy of Science Amerika Serikat menyatakan bahwa zat ini dapat menambah fungsi daya ingat otak manusia.

11. Bisa Memperbaiki Mood


Memakan lemak yang termasuk dalam lemak monounsaturasi diketahui dapat mengurangi depresi dan konsumsi zat lemak sesuai kebutuhan dapat menolong kita mengatur depresi. Selain itu kandungan folate yang tinggi dapat menjaga zat kimiawi yang membuat kita senang di dalam otak seperti dopamin dan serotonin

12. Alpukat Bisa Mencegah Penyakit Degeneratif Saraf


Salah satu manfaat memakan buah alpukat adalah karena buah ini memiliki kandungan yang bisa mencegah penyakit saraf seperti Alzheimer dan Parkinson. Sebuah penelitian pada tahun 2016 yang dipublikasikan pada jurnal Advances in Neurobiology menunjukan bahwa zat nutrisi bioaktif yang dikandung alpukat dapat mencegah dan mengobati penyakit saraf tadi diantaranya adalah Alzheimer dan Parkinson.

13. Alpukat Bisa Membantu Mengurangi Kerusakan Hati


Penelitian pada tahun 2000 dari American Chemical Society menemukan bahwa buah alpukat memiliki kandungan kimia yang dapat melindungi kota dari racun hati dan buah alpukat mampu mengurangi dampak kerusakan hati yang disebabkan oleh Virus Hepatitis C.

14. Alpukat Berpotensi Baik Bagi Kesehatan Ibu Hamil


Sebuah Penelitian pada tahun 2016 yang dipublikasikan oleh Jurnal Internasional Nutrient menyatakan bahwa buah Alpukat termasuk sebagai buah yang memiliki kandungan folate dan kalium yang tinggi, serat, lemak, dan antioksidan yang kesemua zat ini berhubungan dengan kesehatan janin, proses kelahiran, dan kualitas susu ASI yang dihasilkan oleh sang ibu.

15. Mencegah Dari Keracunan Makanan


Salah satu penelitian pada tahun 2013 yang dipublikasikan oleh jurnal internasional BioMed Research International (BRI) menemukan bahwa buah alpukat memiliki kemampuan anti bakteri yang bisa melindungi kita dari bakteri e.Coli dan kuman kuman lain yang dibawa masuk oleh makanan yang kita konsumsi.

Efek Samping Mengkonsumsi Buah Alpukat


Meskipun buah alpukat memiliki banyak manfaat tetapi jika kita mengkonsumsinya dengan benar maka ada beberapa efek samping yang mungkin terjadi 

Efek samping yang pertama : Alpukat sebagaimana yang dijelaskan diatas memiliki kandungan lemak dan kalori yang tinggi, jika kita mengkosumsinya dalam jumlah yang wajar maka tidaklah mengapa, tetapi jika kita mengkonsumsinya dalam jumlah besar atau banyak setiap hari bukannya mengurangi berat badan tetapi malah meningkatkan berat badan kita.

Efek Samping yang kedua : Buah alpukat ini bisa beracun bagi tubuh kita jika kita memiliki alergi yang berkaitan dengan kandungan dalam buah alpukat. Selain itu bagi yang menderita migrain maka juga tidak direkomendasikan untuk mengkonsumsi makanan ini.

Efek samping yang ketiga : Buah alpukat yang terlalu tua atau terlalu matang maka dia akan menghasilkan kandungan zat tyramine yang tinggi. Zat ini bisa berbahaya bagi kesehatan kita jika kita mengkonsumsinya dalam jumlah banyak

Tanda Buah Alpukat Siap Makan


Untuk menghindari buah alpukat yang terlalu matang atau sebelum matang kita harus tahu bagaimana cara membedakannya agar kita mengkonsumsi buah ini dalam kondisi terbaiknya. Sebenarnya untuk menentukan buah alpukat matang atau tidaknya tergantung dari jenis nya karena setiap varietas umumnya memiliki tanda kematangan yang berbeda beda.

Tetapi cara yang paling umum dan bisa digunakan pada hampir setiap varietas alpukat adalah dengan cara menekannya atau meremasnya. Jika kita menekan buah alpukat dengan tenaga yang sedikit dan terasa ada rasa sedikit lembek. Dan dalam menekan usahakan tidak menekannya dengan jari jempol karena akan berbekas pada alpukat.

Cara lainnya adalah dengan memotong ujung atau cabang atas pada bagian atas buah alpukat. Jika copot dengan mudah dan dapat melihat warna hijau dibagian bawahnya maka bisa didapatkan buah alpukat yang matang dan bisa dikonsumsi.

Macam Macam Varietas Buah Alpukat Yang Terkenal


Alpukat Hass : Terkenal di negara Amerika Serikat dan memiliki penjualan 97% dari alpukat lainnya di sana. Karena Alpukat ini matang agak lama menjadikannya kandidat yang sempurna untuk keperluan ekspor

Alpukat Choquette : Alpukat berwarna hijau terang dan sedikit minyaknya dibandingkan jenis Hass

Alpukat Bacon : Berbentuk Oval dengan kulit halus berwarna hijau. Memiliki rasa yang manis dan banyak kandungan airnya

Alpukat Fuerte : Rasa yang lebih kuat dibandingkan alpukat biasa, berwarna hijau dan berbentuk seperti buah pir

Alpukat Tonnage : Alpukat yang sangat sedikit kandungan minyaknya dari Guatemala. Dan rasanya sedikit manis

Alpukat Shepard : Alpukat yang berasal dari negara Australia dan memiliki warna kulit hijau walaupun sudah matang

Penutup


Alpukat memiliki banyak kandungan gizi yang tersimpan didalamnya. Dengan kandungan tersebut ternyata memiliki manfaat kesehatan yang luar biasa untuk tubuh kita jika kita rutin menkonsumsinya. Rasanya yang khas dengan teksur seperti krim - mentega yang lembut menjadikan buah ini populer di berbagai belahan dunia. Selain itu buah ini juga dapat divariasikan dengan berbagai macam jenis resep makanan atau dijadikan jus.

Walaupun demikian tentu saja kita harus secara tepat mengkonsumsinya agar tidak terkena dampak negatif akibat kebanyakan memakan buah alpukat, serta memakan sesuai angka kebutuhan gizi diri yang mungkin berbeda beda satu orang dengan lainnya

Demikianlah artikel tentang manfaat buah alpukat jika kita mengkonsumsinya secara rutin dan dalam jumlah yang wajar. Semoga informasi yang diberikan diatas dapat menjadi pemahaman yang berharga untuk kita tentang manfaat buah ini serta memotivasi kita untuk ber pola hidup sehat. Sekian terimakasih.

Daftar Pustaka




isyana media
isyana media IsyanaMedia mempunyai Tujuan untuk memberikan sumber informasi yang bermanfaat, akurat, berdasarkan fakta, dan berusaha selalu berimbang dalam pemberitaannya.

Posting Komentar untuk "Apa Manfaat Buah Alpukat? Berikut Hasil Penelitiannya"