Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Ide Bisnis: Reseller Frozen Food


Ide Bisnis: Reseller Frozen Food


Frozen food merupakan makanan yang dibekukan dengan suhu yang sangat dingin, dengan standar minus 18 derajat celcius dibawah nol. Frozen food menjadi banyak pilihan bagi rumah tangga yang tidak sempat membuat makanan dengan cepat diakibatkan waktu yang tidak tersedia. biasanya suami istri sama sama memiliki pekerjaan.

Frozen food bisa dibilang mudah disajikan, cukup mengeluarkan dari freezer kulkas atau chest freezer, kemudian di goreng 5 sampai 10 menit, kemudian sudah bisa di nikmati. Hal tersebut tergantung pada jenis masakan yang di masak. untuk ayam beku mungkin bisa sedikit lebih lama dibandingkan sosis beku.

Karena sangat praktis, maka frozen food menjadi idola di kalangan masyarakat urban atau masyarakat yang tinggal di perkotaan. Walaupun pada masyarakat pedesaan ada beberapa yang menjajakan, tetapi tidak sebanyak dan sepadat di daerah perkotaan. Hal tersebut dikarenakan masyarakat urban / kota besar biasanya lebih mementingkan waktu dan tidak mau repot.

Dari itu bisa penulis simpulkan, semakin banyaknya pekerja yang bekerja di daerah kota atau daerah pekerja yang membutuhkan waktu lama di luar rumah, maka kebutuhan frozen food juga semakin tinggi.

Masyarakat Metropolitan kadang tidak memiliki waktu memasak 


Step 1: Riset Pasar

Ada hal hal yang bisa dianalisa dalam rangka riset pasar.

pertama, riset pasar harus dilakukan untuk melihat produk frozen food mana yang paling laris di sekitar usaha kita akan dimulai. Karena produk frozen food sangat banyak jenisnya, mulai dari french fries, sosis, nuget, kornet, bahkan pizza juga ada yang frozen food. Cara riset pasar ini tergantung ke ahlian dan kejelian calon pengusaha itu sendiri. Ada yang bisa melihat potensi pasar dengan cara bertanya langsung ke tetangga, atau informasi teman. Bisa juga dengan facebook, melihat postingan frozen food mana yang memiliki banyak like share dan comment. Atau bisa juga dengan melihat data penjualan produk frozen food di marketplace online di tokopedia atau bukalapak atau marketplace online lain. Biasanya dalam marketplace tersebut, penjualan produk atau barang bisa terlihat berapa kali terjualnya.

kedua, lihat pesaing. apakah pesaing menjual produk yang sama, jika sama apakah produk tersebut lebih mahal, jika lebih mahal bagaimana pelayanannya. Karena tidak ada manusia yang sempurna maka toko toko / pedagang juga tidak bisa sempurna 100 persen, pasti ada kelemahanya, sehingga disini kita dituntut jeli melihat kelemahan toko pesaing dan menjadikan kelebihan kita bisa lebih baik dari kelemahan mereka sehingga mendapatkan hati konsumen. entah itu dari tempat kita lebih strategis, produk kita lebih bagus dan berkualitas, produk kita yang lebih murah, atau pelayanan kita lebih baik, bisa juga jaringan kita yang sangat akrab dengan lingkungan tetangga atau masyarakat sekitar sehingga masyarakat sekitar bisa menjadi marketing gratis untuk toko kita karena mereferensikan produk kita. itu semua tergantung permasalahan mana yang ingin kita selesaikan.

Jeli memilih produk terlaris


Step 2: Cari Produsen / distributor

Jika anda tidak menemukan produsen atau distributor, teruslah mencari. Karena toko frozen food lain bisa dapat, mengapa anda tidak?. Maka dari itu pencarian produsen dan distributor bisa langsung ke tempatnya atau lewat web produsen yang besangkutan. Teknis pencarian bisa melalui google web di mesin pencari, atau langsung di google maps. Selain itu pencarian bisa dilakukan di sosial media mainstream seperti facebook, atau marketplace online, meskipun pada marketplace online biasanya adalah distributor bukan produsen utama.

Untuk anda yang tidak memiliki modal besar, anda bisa mencoba 1 - 3 jenis produk dahulu yang memliki nilai penjualan yang besar atau produk yang paling banyak dicari. Dan mencarinya pada tangan kedua atau ketiga, karena pembelian langsung ke pabrik membutuhkan kuantitas yang sangat banyak.

Hal lain yang patut dicermati adalah,
1. Jarak, pastikan usaha anda terjangkau dengan produsen / distributor / agen. Karena ini adalah makanan beku, maka jarak yang jauh akan mengakibatkan biaya yang mahal karena pengiriman harus menjaga produk tetap dingin.

2. Produk harus berizin. pastikan produk anda dari produsen harus berizin, paling tidak memiliki izin BPOM dan terdaftar resmi di situs pengecekan BPOM nya. Karena jika produk yang kita jajakan berbahaya serta ilegal, dampaknya adalah jangka panjang kepada penjualan kita kedepan. Nama baik toko anda bisa tercemar dan ditinggalkan konsumen dan beralih ke toko lain. Dan bisa saja memanfaatkan untuk melakukan black campaign ke toko anda, membuat toko anda lebih jatuh lagi.

3. Kadaluarsa dan kualitas produk. Pastikan sebelum membeli dari produsen / distributor / agen bahwa produk tersebut benar benar baik. Kadang ada pihak yang nakal memanfaatkan ketidaktahuan pembeli untuk menawarkan produk yang jelek, atau masa kadaluarsa yang tinggal beberapa bulan untuk ditawarkan kepada anda. Dengan iming iming harga yang murah.

Step 3 : Pemasaran

Pemasaran produk frozen food memang tergantung kondisi lapangan dan sumber daya yang kita miliki. Jika kita sudah dikenal baik oleh tetangga atau masyarakat sekitar rumah, penjualan bisa menggunakan "marketing gratis" mereka. Misalnya kita mejual produk kita ke tetangga yang merupakan sahabat baik kita, maka besar sekali kemungkinan, tetangga kita merekomendasikan produk kita ke orang lain. Hampir sama dengan cara Tupperware menguasai pasar, melalui marketing gratis dari referensi ibu ibu pengajian misalnya dan lain sebagainya.

Atau bisa juga dengan membuka toko dan terlihat profesional membuat web / toko online yang bagus, memiliki banyak channel pemasaran di facebook, instagram, atau marketplace online lain. Tentunya masing masing marketplace memliki caranya tersendiri, misal instagram harus menggunakan foto produk yang menarik dan caption yang bagus.

Sekali lagi, teknis eksekusi tergantung masing masing wilayah dan sumber daya yang dimiliki. bisa jadi teknis a misal, tidak berpengaruh di daerah anda tetapi teknis b bisa. Asal produk kita unggul dalam salah satu dari 5P (place, product, price, promotion, people relation) maka bisa dikatakan dapat berjalan, bahkan jika lebih banyak lagi nilai lebih kita dibanding pesaing.

Step 4: Simulasi


Modal Awal

Item Harga
Freezer 200 liter dua buah Rp 5.000.000
Meja kasir dan peralatan kantor Rp 1.000.000
Total Rp 6.000.000

dengan biaya penyusutan misal 180 ribu per bulan

Biaya Operasional

Item Harga
Stok produk 20 karton (french fries misal) Rp 3.600.000
Biaya penyusutan Rp 180.000
Biaya listrik dan internet Rp 400.000
Biaya lain lain Rp 100.000
Total Rp 4.280.000

Omset


Perbulan 20 karton atau 200 kg Terjual x 27.000/kg(harga pasaran french fries) = Rp 5.400.000

Keuntungan


Omset - Biaya Operasional = Rp 1.120.000 per bulan

perhitungan diatas merupakan simulasi, bisa lebih atau kurang tergantung wilayah dan efisiensi anda menjalankan usaha

Kesimpulan

Peluang usaha frozen food ini besar jika jeli melihatnya. walaupun diawal kita ambil contoh pasar rumah tangga umum, tetapi sebenarnya pasar frozen food lebih besar dari itu. Target penjualan bisa kepada warung, toko kecil, cafe, hotel, dan lain sebagainya. tergantung bagaimana kita melihat celah target pasar di daerah kita masing masing.

isyana media
isyana media IsyanaMedia mempunyai Tujuan untuk memberikan sumber informasi yang bermanfaat, akurat, berdasarkan fakta, dan berusaha selalu berimbang dalam pemberitaannya.

Posting Komentar untuk "Ide Bisnis: Reseller Frozen Food"