Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Ide Bisnis Jualan Donat

Ide Bisnis Jualan Donat
Ide Bisnis Jualan Donat

Ide Bisnis Jualan Donat

Siapa yang tidak kenal donat. Makanan yang satu ini sangat diminati oleh semua kalangan, mulai dari anak anak hingga orang dewasa. Rasanya yang manis dan teksturnya yang empuk membuat donat menjadi salah satu makanan yang digemari. Tidak heran banyak toko toko penjual donat bermunculan di seluruh penjuru kota kota besar.

Kualitas dan harga donat bergantung target pasar yang kita pilih. Jika target pasar kita masyarakat kalangan menengah kebawah, maka harga bisa lebih murah dibandingkan dengan target pasar kalangan atas. Walaupun rasa dan kualitas bisa jadi mirip, hanya berbekal brand dan bungkus makanan yang bagus dapat membuat harga menjadi lebih mahal dan laris.

Step 1: Persiapan

Pertama tentukan terlebih dahulu target pasar mana yang ingin di ambil. Apakah anda ingin langsung menjualnya ke konsumen akhir atau mentarget reseller tangan kedua. Yang masing masing memiliki nilai lebih.

Jika kita fokus jual langsung ke konsumen akhir, maka margin yang didapat lebih besar. Contohnya HPP ( harga pokok produksi) satu buah donat kurang lebih 1000 rupiah, dan plus minus 1200 rupiah dengan toping. Maka dengan menjualnya dengan harga 2500 rupiah, kita bisa mendapatkan untung 1300 rupiah per donat terjual.

Jika fokus menjual menggunakan tangan kedua, tentu margin lebih sedikit dibanding dengan menjual langsung ke tangan konsumen, tetapi faktor kali penjualan per unit donat lebih banyak. Misalnya, dengan menjual harga 1500 ke tangan reseller kita hanya mendapat kan untung 300 rupiah. Tetapi dengan mempunyai 10 reseller dan masing masing bisa membeli 100 pcs. Maka 100 x 10 x 300 = 300.000 rupiah.  

Saat baru memulai bisnis ini alangkah baiknya menjualnya terlebih dahulu kepada konsumen akhir. Karena modal kita dan tenaga kita yang terbatas. Saat kita mempunyai karyawan dan langganan setia, barulah kita fokus menjual kepada reseller atau tangan kedua. Karena menjadi produsen besar membutuhkan modal alat yang cukup besar dan tenaga manusia yang cukup banyak, tergantung dari kapasitas produksi.

Step 2: Test Produk di Pasar


Pada saat anda sudah bisa membuat donat, pastikan rasa donat anda enak dan dapat diterima pasar. Belum tentu donat yang anda anggap enak juga enak di mata konsumen yang membeli. Maka dari itu setelah donat anda jadi coba berilah sampel gratis kepada teman atau saudara terdekat dan dengarkan saran dan kritik mereka untuk donat anda. Jika belum enak silahkan sempurnakan sampai konsumen dirasa siap menerima produk anda. Jika ingin lebih akurat berilah kepada orang yang tidak dikenal, dengan begitu kemungkinan besar penilaian mereka akan objektif.

Setelah produk anda diterima di pasar, maka cermati juga harga jual yang anda berikan. Jangan sampai donat anda yang sangat enak ini tidak dibeli masyarakat karena harganya yang tinggi dibandingkan dengan rata rata donat di pasaran.

Jika dirasa harga dan rasa sudah dapat diterima pasar, maka langkah selanjutnya adalah menjualnya sesuai dengan plan bisnis anda sebelumnya. Menggunakan reseller atau langsung menjualnya kepada konsumen akhir.

Step 3: Pemasaran

Pemasaran bisa dilakukan dengan menggunakan media cetak atau sosial media secara online. Tentu saja masing masing teknik pemasaran bisa berhasil dan bisa tidak dan berbeda untuk setiap daerah. Jika kita tinggal di daerah banyak pengguna internet, maka promosi dengan sosial media bisa saja efektif. Tetapi untuk beberapa daerah yang tidak terlalu banyak pengguna internet, tampilan display toko anda di pinggir jalan sudah bisa menjadi daya tarik bagi konsumen.

Penjualan tidak harus kepada orang yang lewat atau datang langsung ke toko anda. Bisa juga dengan menggunakan paket kerjasama dengan katering tertentu yang menyediakan donat. Atau kita bisa menjualnya langsung ke acara acara yang diselenggarakan warga, seperti kumpul RT, pengajian, dan lainnya. Itu semua tergantung kejelian penjual dalam melihat peluang

Dan yang paling penting dari proses pemasaran ini adalah, pastikan kualitas produk yang anda jual sama dan ter standarisasi. Maksudnya saat pelanggan membeli pertama kali hingga pembelian berikutnya, rasanya tetap sama dan tidak berubah rubah. Akan sangat aneh jika pembelian pertama rasanya manis kemudian pada pembelian berikutnya rasanya menjadi pahit, kemudian pembelian ketiga rasanya menjadi asam.

Jika produk yang dijual tidak “istiqomah” dalam hal rasa, besar kemungkinan pelanggan akan beralih kepada produsen atau toko donat lain yang rasanya ter standar. Selain itu brand toko anda yang coba anda bangun akan dicap jelek oleh pelanggan dan mengembalikan kepercayaan pelanggan adalah hal yang sulit.

Ide Bisnis Jualan Donat
Pastikan Rasa donat anda terjaga dan tidak berubah ubah

Step 4: Simulasi

Modal Awal

Item
Harga
Meja dan Etalase
Rp 3.000.000
Alat Masak
Rp 200.000
Kompor dan gas
Rp 600.000
Total
Rp 3.800.000

dengan biaya penyusutan 3 persen, kurang lebih 120 ribu per bulan

 Biaya Operasional

Item
Harga
Biaya bahan baku untuk 1000 pcs
Rp 800.000
Biaya penyusutan
Rp 120.000
Biaya listrik
Rp 200.000
Biaya lain lain
Rp 100.000
Biaya packagin 1000 pcs
Rp 200.000
Total
Rp 1.420.000

Omset 

Perbulan terjual 1000 pcs harga jual 2500
1000 X 2500 = Rp 2.500.000

Keuntungan 

Omset - Biaya Operasional = Rp 1.080.000 per bulan

Kesimpulan

Keuntungan pada saat awal memulai usaha terkadang sangat kecil, bagi anda yang tidak sabaran, bisa jadi mundur ditengah jalan. Tetapi jika brand anda sudah mulai dikenal, maka anda akan menemukan banyak pelanggan setia yang akan sering berkunjung dan membeli ke toko anda. Tentunya semakin ramai toko, banyak pelanggan lain yang tidak tahu juga akan mulai melirik toko anda dan penjualan bisa ditingkatkan

isyana media
isyana media IsyanaMedia mempunyai Tujuan untuk memberikan sumber informasi yang bermanfaat, akurat, berdasarkan fakta, dan berusaha selalu berimbang dalam pemberitaannya.

Posting Komentar untuk "Ide Bisnis Jualan Donat"